Nuansa Khas Eropa : Benteng Pendem Ambarawa, Peninggalan Hindia Belanda Yang Jadi Situs Sejarah Sekaligus Tempat Wisata

Kudureti News

8 Desember 2025 | 3 Menit Baca

Placeholder image
Penulis: Eka Lestari
|
Editor: Acil

Benteng Pendem Ambarawa atau benteng Willem l merupakan markas militer tentara Belanda pada masa lampau. Bangunan bekas kolonial dengan arsitektur khas Eropa ini menjadi salah satu situs bersejarah di Kabupaten Semarang.

 

Berlokasi di Jalan Benteng Dalam No. 1, Kupang, Ambarawa, Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Benteng ini menjadi salah satu saksi bisu bagaimana Ambarawa pernah digunakan sebagai pangkalan militer, pertahanan, sekaligus logistik oleh pihak Belanda di masa penjajahan. 

 

Menurut beberapa sumber, Benteng Pendem Ambarawa dibangun pertama kalinya sekitar tahun 1834, yang kemudian dikenal dengan nama Benteng Willem I dan Benteng Pendem Ambarawa. Diketahui, Fort Willem 1 mengambil namanya dari Pangeran Willem-Frederick Vance dari Orange-Nassau (1815-1840), yakni raja Belanda.

 

Istilah Benteng Pendem sendiri berkaitan dengan bangunannya yang tak nampak, alias tertutup tanah. Kata "pendem" dalam bahasa Jawa artinya "di bawah tanah atau terkubur". 

 

Bangunan yang pada masanya dijadikan basis militer ini, diketahui sudah berumur lebih dari 100 tahun. Meski sudah lama, benteng tersebut hingga kini masih berdiri kokoh dan populer menjadi tempat wisata.

 

Uniknya, setelah dilakukan revitalisasi tahun 2025, Benteng Pendem Ambarawa kini berhasil mengubah auranya menjadi tempat yang unik dan menarik. 

 

Jika sebelumnya Benteng Pendem terkesan kurang terawat dan agak mistis, kini banyak perubahan yang membuat kita betah berlama-lama di sana. Seperti adanya area kuliner, jalur ikonik yang dirapikan, kafe cantik, dan pusat oleh-oleh di sekitarnya. Selain itu, arsitektur bersejarah ini dipercantik dengan warna putih bersih sehingga menjadi lebih indah.

 

Bagi warga Semarang, Benteng Pendem punya daya tarik tersendiri yang membuatnya selalu ingin dikunjungi, di antaranya : 

 

1. Gaya arsitektur yang klasik

 

Bangunan yang dirancang sebagai tempat pertahanan pada masa kekuasaan Belanda ini, memiliki struktur dua lantai dengan tembok yang cukup kokoh dan tebal. Memiliki banyak pintu seperti halnya Lawang Sewu, bangunannya juga terbilang megah, terlihat dari jendela besar yang mengelilingi setiap sudutnya.  

 

2. Pernah dijadikan sebagai tempat penjara 

 

Bila pada masa kejayaan Belanda benteng ini digunakan sebagai markas militer, selanjutnya bangunan tersebut beralih fungsi sebagai penjara, yang menampung ribuan orang Eropa, di mana saat itu statusnya adalah tawanan perang pihak jepang. 

 

3. Instagramable

 

Benteng Pendem Ambarawa bukan hanya terkenal sejarahnya yang panjang, tapi juga pesona arsitekturnya yang vintage. Banyak spot menarik yang bisa dijadikan background foto kekinian.

 

Seperti bangunannya yang megah dengan batu bata merah dan pemandangan sekitar yang indah. Terbaru, ada banyak koleksi mobil klasik yang akan membuat pengunjung semakin tertarik.

 

Jam operasional wisata ini pada hari biasa buka mulai pukul 08.00-21.00 WIB, dan pada akhir pekan buka mulai pukul 06.00-21.00 WIB.

 

Untuk harga tiketnya terbilang murah, pada hari biasa dikenai biaya hanya Rp10.000, sementara untuk akhir pekan dikenai biaya sebesar Rp15.000.

 

Pengunjung juga bisa memilih Tiket Terusan yang memberikan kita akses lebih luas (termasuk Galeri Mobil Antik), pada hari biasa: Rp18.000 dan akhir pekan: Rp23.000

 

Khusus Wisatawan Mancanegara:

Tiket masuk biasa: Rp25.000

Tiket terusan : Rp35.000

 

Benteng Pendem Ambara menawarkan banyak pengalaman menarik bagi pengunjung, selain mengenal sejarah, pengunjung juga dimanjakan dengan kawasan sekitar yang memiliki pemandangan indah serta berbagai hidangan khas dan cenderamata. 

#bentengpendemambarawa #sejarahbentengpendemambarawasemarang #bentengpendemsemarang #faktamenarikbentengpendemsemarang #wisatabentengpendemsemarang #semarang #kotasemarang

Berita Lainnya

waspada-pencurian-merajalela-nggak-pake-lama-dalam-hitungan-menit-berhasil-gasak-motor-beat-di-banyumanik-semarang

Waspada Pencurian Merajalela! Nggak Pake Lama, Dalam Hitungan Menit Berhasil Gasak Motor Beat Di Banyumanik, Semarang

Kudureti News Apr 21, 2026
hebat-dan-pemberani-tiga-pahlawan-nasional-perempuan-dari-jawa-tengah

Hebat Dan Pemberani : Tiga Pahlawan Nasional Perempuan Dari Jawa Tengah

Kudureti News Apr 21, 2026
mitos-burung-kedasih-yang-diyakini-masyarakat-jawa-burung-kecil-tapi-punya-suara-melengking

Mitos Burung Kedasih Yang Diyakini Masyarakat Jawa : Burung Kecil Tapi Punya Suara Melengking

Kudureti News Apr 20, 2026
nggak-jadi-7-bulan-proyek-perbaikan-jalan-gombel-lama-diultimatum-4-bulan-kelar

Nggak Jadi 7 Bulan! Proyek Perbaikan Jalan Gombel Lama Diultimatum 4 Bulan Kelar!

Kudureti News Apr 20, 2026
mei-full-senyum-dua-event-musik-beda-genre-bakal-meramaikan-kota-semarang-jangan-sampai-kelewat-ya

Mei Full Senyum! Dua Event Musik Beda Genre Bakal Meramaikan Kota Semarang, Jangan Sampai Kelewat Ya!

Kudureti News Apr 20, 2026
bus-trans-jateng-terbakar-di-jalan-s-parman-tidak-ada-korban-jiwa-seluruh-penumpang-dioper-bus-lain

Bus Trans Jateng Terbakar Di Jalan S.Parman : Tidak Ada Korban Jiwa, Seluruh Penumpang Dioper Bus Lain

Kudureti News Apr 18, 2026
wajib-coba-4-rekomendasi-kuliner-di-unnes-yang-enak-dan-ramah-di-kantong

Wajib Coba : 4 Rekomendasi Kuliner Di UNNES Yang Enak Dan Ramah Di Kantong

Kudureti News Apr 17, 2026
javanese-salad-with-peanut-sauce-alias-pecel-makanan-khas-jawa-yang-sederhana-dan-penuh-makna-berikut-resepnya

Javanese Salad With Peanut Sauce, Alias Pecel: Makanan Khas Jawa Yang Sederhana Dan Penuh Makna, Berikut Resepnya

Kudureti News Apr 16, 2026
mengenal-bacem-teknik-memasak-khas-jawa-yang-populer-simbol-kreativitas-di-zaman-kolonial

Mengenal Bacem, Teknik Memasak Khas Jawa Yang Populer : Simbol Kreativitas Di Zaman Kolonial

Kudureti News Apr 15, 2026
meriahnya-puncak-mini-mural-fest-overlay-overlap-petemesan-x-hysteria-komunikasi-melalui-karya

Meriahnya Puncak Mini Mural Fest, Overlay Overlap, Petemesan X Hysteria, Komunikasi Melalui Karya!

Kudureti News Apr 14, 2026
rewang-tradisi-gotong-royong-khas-masyarakat-jawa-yang-masih-lestari-hingga-kini

Rewang: Tradisi Gotong Royong Khas Masyarakat Jawa Yang Masih Lestari Hingga Kini

Kudureti News Apr 11, 2026
mural-fest-untuk-perhatian-8-overlay-overlap-grobak-hysteria-usung-hangatnya-interaksi-di-gang-buntu-petemesan-kota-semarang

Mural Fest โ€œUntuk Perhatian 8, Overlay & Overlapโ€, Grobak Hysteria Usung Hangatnya Interaksi Di Gang Buntu Petemesan, Kota Semarang

Kudureti News Apr 7, 2026
enak-dan-segar-tiga-olahan-sayur-khas-jawa-tengah-yang-lezat-dan-populer

Enak Dan Segar : Tiga Olahan Sayur Khas Jawa Tengah Yang Lezat Dan Populer

Kudureti News Mar 17, 2026
wisata-religi-museum-sejarah-islam-di-jawa-tengah-yang-wajib-dikunjungi-untuk-mengisi-ramadhanmu

Wisata Religi : Museum Sejarah Islam Di Jawa Tengah Yang Wajib Dikunjungi Untuk Mengisi Ramadhanmu

Kudureti News Mar 2, 2026
bingung-mau-ngabuburit-kemana-yuk-kesini-viewnya-bagus-loh

Bingung Mau Ngabuburit Kemana? Yuk Kesini, Viewnya Bagus Loh!

Kudureti News Feb 25, 2026
gebyuran-bustaman-guyub-rukunnya-warga-di-tengah-hiruk-pikuk-kota-semarang

Gebyuran Bustaman : Guyub Rukunnya Warga Di Tengah Hiruk Pikuk Kota Semarang

Kudureti News Feb 17, 2026
kuliner-legendaris-khas-semarang-ragam-jenis-olahan-tahu-yang-enak-dan-populer

Kuliner Legendaris Khas Semarang : Ragam Jenis Olahan Tahu Yang Enak Dan Populer

Kudureti News Jan 21, 2026
enak-dan-sehat-olahan-dari-buah-alpukat-yang-simpel-dan-kekinian

Enak Dan Sehat : Olahan Dari Buah Alpukat Yang Simpel Dan Kekinian

Kudureti News Jan 20, 2026
ai-ethics-dapatkah-kita-mempercayai-mesin-untuk-membuat-keputusan-moral

AI Ethics: Dapatkah Kita Mempercayai Mesin Untuk Membuat Keputusan Moral

Kudureti Feb 28, 2025
fintech-di-indonesia-bagaimana-teknologi-membantu-umkm-berkembang

Fintech Di Indonesia: Bagaimana Teknologi Membantu UMKM Berkembang

Kudureti Feb 27, 2025
teknologi-energi-terbarukan-panel-surya-dengan-efisiensi-50-lebih-tinggi

Teknologi Energi Terbarukan: Panel Surya Dengan Efisiensi 50% Lebih Tinggi

Kudureti Feb 26, 2025