Kecil, manis, lembut, dan sehat, itulah buah kurma. Salah satu buah favorit terutama bagi kaum muslim ketika ramadhan. Di Indonesia, keberadaan kurma di pasaran bisa dikatakan terbatas, karena hanya ramai di bulan ramadhan saja.
Buah yang banyak dibudidayakan di negara timur tengah ini, kaya akan zat besi, potasium, kalsium, magnesium, dan merupakan sumber serat yang baik. Adapun beberapa jenis kurma yang populer diantaranya kurma ajwa, khalas, sukari, dan medjool.
Bagi kamu pecinta kurma, ada hal yang penting diperhatikan ketika membeli buah manis ini, yaitu cara membedakan kurma asli dan palsu. Buah kurma sejatinya memberikan banyak manfaat bagi tubuh, namun banyaknya peminat dan permintaan pasar pada buah utamanya pada bulan Ramadhan, membuat sebagian pedagang berlaku curang dengan menambahkan pemanis buatan dan zat tambahan lainnya yang dapat beresiko bagi kesehatan tubuh kita.
Berikut tips membedakan kurma asli dan kurma palsu yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.
1. Warna Kurma
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah warnanya. Meski buah kurma memiliki berbagai jenis warna dengan ciri khasnya masing-masing, namun kita harus tetap memperhatikan mana warna alami dan mana warna buatan pada buah kurma.
Caranya cukup mudah, dengan melihat apakah warna tersebut merata atau tidak pada seluruh bagian dagingnya. Apabila kita menemukan perbedaan warna yang cukup mencolok pada bagian daging buahnya, maka bisa jadi kurma tersebut sudah diawetkan sebelumnya.
2. Tekstur Kurma
Pada kurma asli, biasanya teksturnya lebih kering, padat, tapi lembut. Sedangkan pada kurma palsu cenderung basah, terlalu lembut, dan lengket karena terdapat coating gula (pelapisan gula).
Kurma asli, meskipun teksturnya kering, tetapi lembut di dalam. Dan sedikit mengkerut karena proses pengeringan tapi ketika digigit, terasa kenyal, manisnya pun tidak berlebihan dan berserat. Sementara kurma yang menggunakan pemanis buatan biasanya lebih basah dan mengkilat, saat digigit rasa manisnya pekat, teksturnya lebih lunak.
3. Bau Kurma
Saat membeli kurma, usahakan juga mencium aromanya. Karena kurma asli memiliki aroma yang sangat khas. Pada kurma asli baunya cenderung manis alami.
Berbeda jika kurma berbau seperti caramel dan sedikit tengik, bisa dipastikan kurma tersebut sudah diproses dengan bahan-bahan tambahan lain. Seperti gula maupun bahan kimia lainnya.
Lebih detailnya lagi, kurma yang sudah diberi tambahan gula atau pemanis buatan, jika direndam ke dalam air bisa mengeluarkan residu manis atau bahkan mengapung, karena kandungan zat asing yang terkandung di dalamnya.
Agar kesehatan kita tetap terjaga termasuk saat mengkonsumsi kurma di bulan ramadhan, ingat ya….bila menemukan perbedaan yang signifikan pada buah kurma yang kalian beli seperti penjelasan di atas, baik dari segi warna, tekstur, hingga bau, sebaiknya carilah kurma lain, yang lebih terjamin keasliannya, beli kurma dengan kemasan yang memiliki informasi jelas terkait produk tersebut guna menghindari kurma lapis gula.