Dalam beberapa waktu terakhir ini, banyak pedagang makanan kukusan atau rebusan yang sering kita jumpai di pinggir jalan. Mereka menjual makanan sederhana namun sehat seperti ubi, singkong, pisang, jagung, labu, dan talas yang telah dikukus.
Ternyata, makanan kukusan tersebut diminati banyak kalangan terutama Gen Z. Mengkonsumsi makanan kukusan sebagai menu sarapan atau cemilan, dianggap sebagai gaya hidup sehat. Menariknya, para penjual kukusan kini juga berinovasi dengan kemasan yang lebih modern, dan penyajian yang lebih praktis. Konsep healthy breakfast dan kemasan yang higienis jadi daya tarik tersendiri.
Fenomena tersebut menunjukkan kesadaran akan pola makan sehat Gen Z yang mulai meninggalkan makanan cepat saji. Makanan kukusan memang dianggap lebih menyehatkan karena tanpa minyak dan mampu mempertahankan rasa asli bahan makanan sekaligus menjaga kandungan gizinya.
Hal tersebut kini menjadi populer dan banyak diikuti kalangan lain seperti generasi milenial, ibu rumah tangga hingga pekerja kantor. Karena meskipun sederhana, namun justru menjadi nilai utama, sebab menghadirkan makanan yang ramah bagi tubuh dan seimbang untuk dikonsumsi sehari-hari. Sehingga mendorong pentingnya kesadaran hidup sehat di masyarakat.
Kehadiran makanan kukusan ini di tengah dominasi makanan cepat saji yang semakin berkembang juga bisa jadi salah satu bentuk perlawanan terhadap gaya hidup tidak sehat. Maraknya konsumsi kukusan hadir sebagai pengingat bahwa makanan tradisional menandai kembalinya budaya masyarakat dalam mengkonsumsi hasil panganan lokal yang menyimpan identitas budaya dan nilai kesehatan.
Perlu diperhatikan, bahwa makan kukusan secara berlebihan juga ada resikonya, yaitu memicu gula darah tinggi, kenaikan berat badan dan lain-lain. Oleh karena itu, makanan kukusan tetap bisa meningkatkan gula darah jika dikonsumsi secara berlebihan. Jadi, sebaiknya batasi porsi karbohidrat dengan jumlah besar dan kombinasikan dengan serat seperti sayuran.
Yuk guys mulai tinggalkan makanan yang tidak sehat dan beralih ke makanan yang lebih sehat seperti kukusan atau rebusan. Kalian para kukus lover hebat banget deh.