Tak hanya banjir yang terjadi di sejumlah titik di kota Semarang akibat hujan deras yang terjadi sejak Selasa (12/3/2024) hingga Kamis (14/3/2024), beberapa wilayah juga diterjang bencana tanah longsor akibat intensitas hujan yang tinggi.
Menurut data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), lebih dari 30 pohon tumbang dan terjadi longsor di 11 titik di berbagai wilayah kota Semarang.
Update berita yang dibagikan akun Instagram @infokejadian_semarang, tanah longsor terjadi di wilayah Delik Rejo RT 9 RW XI sekira pukul 20.45 WIB pada tanggal 13 Maret 2024, Perumahan Permata Puri Ngaliyan terjadi pada tanggal 14 Maret 2024, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun akses keluar masuk warga perumahan terganggu.
Dibagikan pula informasi oleh akun Instagram @portalsemarang, tanah longsor terjadi di wilayah Sendangmulyo, dalam video yang beredar satu unit mobil berwarna putih ikut terperosok karena longsor yang terjadi, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Hasil kaji cepat sementara oleh BPBD Kota Semarang hingga Kamis (14/3/2024) pagi, cuaca ekstrem tersebut juga memicu kejadian bencana lainnya seperti tanah longsor yang berdampak pada kerusakan bangunan milik warga. Berikut rincian wilayah terdampak longsor di kota Semarang;
Tanah Longsor di Jalan Srikaton barat RT 2 RW 6 Kelurahan Purwoyoso
Talud Longsor RT 1 RW 7 Kelurahan Sendangmulyo
Talud Ngaglik Lama RT 3 RW 5 Kelurahan Bendungan
Tanah Longsor di Jalan Jomblang Perbalan RT 1 RW 2 Kelurahan Candi
Tanah Longsor di Jalan Gombel Lama RT 5 RW 5 Kelurahan Tinjomoyo
Longsor di Kampung Baru RT 1 RW 15 Kelurahan Jomblang Kecamatan Candisari
Talud Ambrol di Jalan Ngesti Waluyo Kelurahan Mlatibaru
Talud di Jalan Saputan Barat RT 3 RW 13 Kelurahan Jomblang
Longsor RT 4 RW 9 Kelurahan Kembangarum
Perumahan Permata Puri Ngaliyan