Dua bocah berusia 7 tahun ditemukan dalam keadaan meninggal dunia usai tenggelam di waduk Jatibarang, Semarang pada Senin (26/8/2024) sekira pukul 16.00 WIB.
Menurut informasi yang beredar awalnya kedua bocah itu pergi memancing bersama dua rekan lainnya. Kejadian tenggelamnya kedua anak tersebut dilaporkan pertama kali oleh pengemudi kapal Kusno, tak hanya melaporkan, Kusno yang telah mendapatkan pelatihan SAR juga melakukan pencarian dengan menebar jala di sekitar waduk dan melakukan penyelaman.
“Mereka mancing berempat. Dari empat anak itu dua diantaranya bisa berenang. Dua anak menjadi korban tidak keliatan,” ucap Kapolsek Gunungpati Kompol Agung.
Pihak kepolisian mendapatkan informasi kejadian tenggelamnya kedua anak tersebut pukul 16.00 WIB dan segera meneruskan ke Basarnas dan menuju TKP (Tempat Kejadian Perkara).
“Setelah mendapat informasi itu, kami langsung menghubungi rekan- rekan Basarnas. Kami langsung meluncur ke tempat kejadian perkara,” terang Agung.
Pencarian yang dilakukan tim Basarnas, bersama pihak kepolisian dan relawan berlangsung hingga pukul 18.00 tanpa hasil, berbagai upaya dilakukan untuk menemukan kedua korban.
Pihak kepolisian melakukan penyisiran menggunakan speedboat di pinggir waduk, tim Basarnas melakukan penyelaman, sedangkan relawan menebar jaring di sekitar waduk demi menemukan keduanya. Usaha tak pernah mengkhianati hasil, pada pukul 19.30 WIB kedua korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.
Tangis kedua orang tua korban pecah saat proses evakuasi jenazah keduanya. Korban berinisial W (7) dan R (7) bukan merupakan warga sekitar waduk Jatibarang.
Kompol Agus menghimbau kepada masyarakat agar anak- anak tidak bermain di sekitar waduk, dan meminta warga sekitar untuk bisa melarang dengan tegas. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal- hal serupa.
“Supaya anak- anak tidak seenaknya main - main di sekitar waduk,” pungkas Agus.