Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun bernama Achmad Riefqie Arzan warga asal Demak ditemukan meninggal dunia usai hanyut di selokan Perum Graha Mukti Asri, Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang pada Rabu (29/10/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.
Sebelumnya diberitakan oleh akun Instagram @inilah.semarang pada Selasa (28/10/2025), korban hilang sejak pulang sekolah pada pukul 10.00 WIB. Diduga korban terpeleset dan jatuh terbawa arus selokan tak jauh dari sekolahnya MI Tarbiyatul Sibyan Jalan Kudan Kidul no 3 RT 02/ RW 04, Tlogomulyo, Pedurungan, Kota Semarang.
Pencarian oleh tim SAR dilakukan sejak laporan diterima, mereka menyusuri aliran selokan, hingga menemukan tas korban di aliran selokan dekat perlintasan kereta api Bangetayu, Alastua.
Korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.
“Innalillahi wainnailaihi rojiun, Alhamdulillah adek yang hilang berseragam sekolah yang diduga kebawa arus sudah ditemukan dengan keadaan meninggal dunia, semoga ditempatkan yang Mulya di sisi Allah SWT,” tulis akun @inilah.semarang, dikutip pada Rabu (29/10/2025).
Sejak banjir terjadi lebih dari sepekan di kota Semarang, tiga nyawa yang terdiri dari dua anak-anak dan satu dewasa meninggal dunia akibat banjir. Satu anak masih hilang dan masih dalam pencarian.
Duka mendalam yang dialami keluarga dan kekecewaan masyarakat atas penanganan banjir langganan di kota Semarang begitu memilukan. Semoga kota kita segera berbenah lebih baik agar tak ada lagi nyawa yang begitu berharga terenggut dari pelukan keluarga, semoga para korban beristirahat dengan damai di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.