Sudah Siap Menikah? Wetonmu Tabrakan Atau Mau Nikah Di Bulan Suro? Kenali 3 Mitos Larangan Pernikahan Adat Jawa Ini!

Kudureti News

12 Februari 2026 | 3 Menit Baca

Placeholder image
Penulis: Eka Lestari
|
Editor: Acil

Masyarakat Jawa memiliki kepercayaan tersendiri akan pernikahan sebagai peristiwa penting yang penuh simbolisme dan filosofi. Keyakinan tersebut bahwa dalam membangun sebuah pernikahan, dibutuhkan beberapa aspek penting demi keseimbangan hidup baik secara spiritual, emosional, maupun sosial.

 

 

Meski banyak orang yang menganggap hal tersebut hanya mitos, namun kepercayaan tersebut masih dilestarikan hingga kini. Contohnya saja weton Jawa. Selain perhitungan weton, pemilihan hari baik, dan ritual siraman, terdapat beberapa aspek lainnya yang ikut serta melengkapi keyakinan dan tradisi dalam pernikahan Jawa.

 

 

Terdapat beberapa mitos dalam pernikahan adat Jawa yang hingga kini masih diyakini oleh sebagian masyarakat. Mengetahui pantangan-pantangan ini bukan berarti harus percaya sepenuhnya, tetapi dengan adanya mitos tersebut dapat menjadi wawasan budaya yang memperkaya pemahaman kita tentang nilai-nilai tradisi.

 

Berikut 3 mitos larangan dalam pernikahan menurut adat Jawa.

 

1. Pernikahan di Bulan Suro

 

Bagi masyarakat Jawa, bulan Suro dianggap wingit (keramat) karena diyakini sebagai waktu sakral. Bulan Suro dalam kalender Jawa (Muharram) dianggap sebagai bulan yang angker dan penuh keprihatinan.

 

 

Dalam tradisi Jawa, bulan ini sering dianggap sebagai waktu ketika makhluk halus berkeliaran. Semua aktivitas makhluk halus meningkat pesat. Sehingga energi mistis begitu kuat.

 

 

Oleh karena itu, pernikahan pada bulan Suro dipercaya dapat mendatangkan nasib buruk atau kesialan hingga musibah bagi pasangan. Umumnya, banyak keluarga mempelai menunda pesta pernikahan hingga bulan berikutnya. 

 

 

Meski begitu, sebagian kalangan menilai larangan ini hanya sebagai simbol kehati-hatian, karena bulan Suro dipandang sebagai waktu suci untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Karena bulan ini dipercaya sangat sakral dan keramat, maka dianggap tidak baik mengadakan acara besar seperti pernikahan. 

 

2. Weton Bertabrakan 

 

 

Weton adalah hari lahir seseorang berdasarkan penanggalan Jawa yang dihitung dengan sistem pasaran (Kliwon, Legi, Pahing, Pon, Wage). Dalam primbon Jawa, perhitungan weton dipercaya mempengaruhi kecocokan pasangan.

 

 

Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton seringkali digunakan untuk meramal watak, nasib, dan menentukan hari baik. Jika hasil perhitungan menunjukkan “tabrakan” atau ketidakcocokan, maka pasangan diyakini akan menghadapi berbagai masalah, mulai dari kesialan, musibah, hingga gangguan kesehatan.

 

 

Untuk menghindari hal buruk, sesepuh biasanya menyarankan ritual tertentu atau memilih tanggal pernikahan yang baik, agar bisa menyeimbangkan perbedaan weton. Sehingga, weton juga berpengaruh pada pengambilan keputusan penting pernikahan. Perhitungan weton hingga kini masih dipercaya dan banyak dilakukan oleh beberapa orang di Jawa.  

 

3. Larangan Menikah Jika Ada Keluarga yang Baru Saja Meninggal

 

 

Dalam adat Jawa, apabila dalam keluarga besar ada anggota yang baru saja meninggal dunia, maka dilarang penyelenggaraan pernikahan dalam waktu dekat. 

 

 

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum dan untuk menghindari hal buruk kepada kedua mempelai pasangan. Biasanya, keluarga akan menunda untuk menghindari bala hingga lewat 40 hari atau bahkan 100 hari setelah kematian sebelum melaksanakan pesta pernikahan.

 

 

Larangan menunda pernikahan saat ada keluarga yang meninggal adalah bentuk penghormatan dan duka cita kepada almarhum.

 

 

Walaupun zaman semakin modern dan kini sebagian pasangan lebih mengutamakan kesiapan mental, finansial, dan perencanaan matang, tidak sedikit pula yang masih meyakini mitos-mitos tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur terutama di pedesaan.

#mitospernikahanadatjawa #laranganpernikahanadatjawa #kepercyaandalamadatpernikahanjawa #mitosjawa #retirak

Berita Lainnya

wajib-coba-4-rekomendasi-kuliner-di-unnes-yang-enak-dan-ramah-di-kantong

Wajib Coba : 4 Rekomendasi Kuliner Di UNNES Yang Enak Dan Ramah Di Kantong

Kudureti News Apr 17, 2026
pemkot-semarang-bakal-pasang-portal-di-beberapa-titik-di-ngaliyan-guna-mencegah-kecelakaan-truk-besar-kembali-terjadi

Pemkot Semarang Bakal Pasang Portal Di Beberapa Titik Di Ngaliyan Guna Mencegah Kecelakaan Truk Besar Kembali Terjadi

Kudureti News Apr 17, 2026
javanese-salad-with-peanut-sauce-alias-pecel-makanan-khas-jawa-yang-sederhana-dan-penuh-makna-berikut-resepnya

Javanese Salad With Peanut Sauce, Alias Pecel: Makanan Khas Jawa Yang Sederhana Dan Penuh Makna, Berikut Resepnya

Kudureti News Apr 16, 2026
seorang-pengendara-motor-meninggal-dunia-usai-terlibat-kecelakaan-dengan-truk-box-di-citarum-kota-semarang

Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Terlibat Kecelakaan Dengan Truk Box Di Citarum, Kota Semarang

Kudureti News Apr 16, 2026
mobil-pick-up-terbakar-di-depan-pertokoan-jurnatan-semarang-berhasil-dipadamkan-warga-sekitar

Mobil Pick Up Terbakar Di Depan Pertokoan Jurnatan Semarang : Berhasil Dipadamkan Warga Sekitar

Kudureti News Apr 15, 2026
mengenal-bacem-teknik-memasak-khas-jawa-yang-populer-simbol-kreativitas-di-zaman-kolonial

Mengenal Bacem, Teknik Memasak Khas Jawa Yang Populer : Simbol Kreativitas Di Zaman Kolonial

Kudureti News Apr 15, 2026
meriahnya-puncak-mini-mural-fest-overlay-overlap-petemesan-x-hysteria-komunikasi-melalui-karya

Meriahnya Puncak Mini Mural Fest, Overlay Overlap, Petemesan X Hysteria, Komunikasi Melalui Karya!

Kudureti News Apr 14, 2026
rewang-tradisi-gotong-royong-khas-masyarakat-jawa-yang-masih-lestari-hingga-kini

Rewang: Tradisi Gotong Royong Khas Masyarakat Jawa Yang Masih Lestari Hingga Kini

Kudureti News Apr 11, 2026
mitos-bunga-kantil-dalam-budaya-jawa-bunga-cantik-yang-sakral

Mitos Bunga Kantil Dalam Budaya Jawa, Bunga Cantik Yang Sakral

Kudureti News Apr 8, 2026
mural-fest-untuk-perhatian-8-overlay-overlap-grobak-hysteria-usung-hangatnya-interaksi-di-gang-buntu-petemesan-kota-semarang

Mural Fest โ€œUntuk Perhatian 8, Overlay & Overlapโ€, Grobak Hysteria Usung Hangatnya Interaksi Di Gang Buntu Petemesan, Kota Semarang

Kudureti News Apr 7, 2026
tak-kenal-maka-tak-sayang-sesaji-rewanda-wujud-harmoni-manusia-dan-alam-yuk-datang

Tak Kenal Maka Tak Sayang, Sesaji Rewanda : Wujud Harmoni Manusia Dan Alam, Yuk Datang!

Kudureti News Mar 27, 2026
enak-dan-segar-tiga-olahan-sayur-khas-jawa-tengah-yang-lezat-dan-populer

Enak Dan Segar : Tiga Olahan Sayur Khas Jawa Tengah Yang Lezat Dan Populer

Kudureti News Mar 17, 2026
sejarah-dan-fakta-menarik-nastar-ternyata-kue-kering-warisan-belanda-loh

Sejarah Dan Fakta Menarik Nastar, Ternyata Kue Kering Warisan Belanda Loh!

Kudureti News Mar 16, 2026
wisata-religi-museum-sejarah-islam-di-jawa-tengah-yang-wajib-dikunjungi-untuk-mengisi-ramadhanmu

Wisata Religi : Museum Sejarah Islam Di Jawa Tengah Yang Wajib Dikunjungi Untuk Mengisi Ramadhanmu

Kudureti News Mar 2, 2026
bingung-mau-ngabuburit-kemana-yuk-kesini-viewnya-bagus-loh

Bingung Mau Ngabuburit Kemana? Yuk Kesini, Viewnya Bagus Loh!

Kudureti News Feb 25, 2026
gebyuran-bustaman-guyub-rukunnya-warga-di-tengah-hiruk-pikuk-kota-semarang

Gebyuran Bustaman : Guyub Rukunnya Warga Di Tengah Hiruk Pikuk Kota Semarang

Kudureti News Feb 17, 2026
kuliner-legendaris-khas-semarang-ragam-jenis-olahan-tahu-yang-enak-dan-populer

Kuliner Legendaris Khas Semarang : Ragam Jenis Olahan Tahu Yang Enak Dan Populer

Kudureti News Jan 21, 2026
enak-dan-sehat-olahan-dari-buah-alpukat-yang-simpel-dan-kekinian

Enak Dan Sehat : Olahan Dari Buah Alpukat Yang Simpel Dan Kekinian

Kudureti News Jan 20, 2026
ai-ethics-dapatkah-kita-mempercayai-mesin-untuk-membuat-keputusan-moral

AI Ethics: Dapatkah Kita Mempercayai Mesin Untuk Membuat Keputusan Moral

Kudureti Feb 28, 2025
fintech-di-indonesia-bagaimana-teknologi-membantu-umkm-berkembang

Fintech Di Indonesia: Bagaimana Teknologi Membantu UMKM Berkembang

Kudureti Feb 27, 2025
teknologi-energi-terbarukan-panel-surya-dengan-efisiensi-50-lebih-tinggi

Teknologi Energi Terbarukan: Panel Surya Dengan Efisiensi 50% Lebih Tinggi

Kudureti Feb 26, 2025