Jajaran Kepolisian Polrestabes Semarang bersama Jatanras Jateng berhasil mengungkap kasus penemuan mayat di Got depan PRPP. Korban ditemukan pada siang hari (28/5) didalam got depan bakso Pak Bagong kawasan depan PRPP Kota Semarang.
Saat ditemukan, korban ditemukan sudah tidak bernyawa beserta motornya. Jajaran kepolisian langsung melakukan oleh TKP dan mendapati korban merupakan korban pembunuhan.
Dari hasil penyelidikan, kepolisian berhasil mengamankan 7 (tujuh) orang pelaku yaitu :
Pelaku pengroyokan :
1. DR, laki-laki, 46 tahun, Kemijen Kota Semarang
2. BS, laki-laki, 23 tahun, Kemijen Kota Semarang
3. DN, laki-laki, 23 tahun, Kemijen Kota Semarang.
4. GER, laki-laki, 23 tahun, Kemijen Kota Semarang.
5. IR, laki-laki, 24 tahun, Kemijen Kota Semarang
Pelaku pencurian:
1. MDW, laki-laki, 27 tahun, Manyaran Kec. Semarang Barat Kota Semarang. (mencuri HP korban)
2. SA, laki-laki, 24 tahun, Gisikdrono Kec. Semarang Barat Kota Semarang. (mencuri HP korban).
Motif Pelaku pengeroyokan karena tidak terima dengan korban, pasalnya saat di Jl Arteri Tambak Lorok, korban naik motor dan saat meludah mengenai muka pelaku. Kemudian korban yang sedang mengendarai motor di serempet hingga terjatuh dan ditusuk serta dibacok.
Korban yang berlumuran darahpun kemudian berusaha kabur naik motor menuiu ke TKP penemuan (Got depan PRPP). Saat dilokasi korban pingsan, kemudian 2 orang pelaku pencurian mencuri HP korban dari jok sepeda motor dan pergi. Korban kemudian ditemukan meninggal dunia didalam Got depan PRPP.
Para pelaku ringkus dirumah masing - masing dan saat ini para pelaku sudah diamankan di Polrestabes Semarang.