Polda Jateng Periksa 13 Saksi Dalam Kasus Tewasnya Darso Usai Dijemput Anggota Polisi Jogja

Kudureti News

14 Januari 2025 | 2 Menit Baca

Placeholder image
Penulis: admin
|
Editor: admin

Kasus tewasnya seorang warga Kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Darso (43) usai ‘dijemput’ polisi jogja, mengundang atensi masyarakat. Polda Jawa Tengah (Jateng) telah memeriksa 13 saksi terkait kasus ini.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng Kombes Dwi Subagio usai proses ekshumasi makam Darso di TPU Sekrakal, Kecamatan Mijen Senin lalu.

 

“Kami telah melakukan pemeriksaan saksi saksi sebanyak 10 orang, hari ini ditambah 3 orang,” terang Subagio di TPU Sekrakal, Senin (13/1/2025).

 

Saksi- saksi tersebut merupakan keluarga Darso, warga Kelurahan Purwosari, serta pihak rumah sakit tempat Darso dirawat.

 

Menurut Subagio pihaknya belum bisa menentukan adanya pidana atau tidak karena masih dalam tahap penyelidikan.

 

“Sejauh ini prosesnya dalam rangka penyelidikan. Kami belum bisa menyimpulkan kasus ini ada pidana atau tidaknya,” tutur Subagio.

 

Pembongkaran makam dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian Darso, jika dipastikan ada tindak pidana, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polresta Jogja.

 

“Proses ekshumasi ini mendukung bisa menentukan ada pidana atau tidak. (Polda DIY?) Belum koordinasi nanti dulu kami tentukan dulu ini ada proses pidana atau tidak,” terang Subagio.

 

Ditanya tentang alasan Darso diburu, pihaknya mengaku belum mendapat jawaban.

 

“(Alasan Darso diburu?) Belum dapat jawaban. Nanti Polda DIY yang menyampaikan,” imbuh Subagio.

 

Kuasa Hukum keluarga Darso, Antoni Yudha Timor, meminta Polda Jateng untuk segera mengungkap alasan pasti di balik kematian Darso. Terlebih Darso menderita luka lebam di beberapa titik usai dijemput anggota Polresta Jogja.

 

“Ini sangat penting karena memang harapan kami itu, mengingat rilis dari Polresta Jogja juga tidak sama sekali menyinggung mengenai penganiayaan,” terang Antoni.

 

“Mereka menceritakan tentang datangnya enam orang itu ke rumah duka, katanya mau menyerahkan surat klarifikasi. Surat apa? Kita nggak pernah terima surat apa- apa. Kalau mau menyerahkan kenapa harus bawa orang luar?,” sambungnya.

 

Menurut Antoni, ada beberapa kejanggalan dalam keterangan Polresta Jogja, sehingga penyidik Polda Jateng harus mendalami kasus Darso. Antoni juga mempertanyakan kenapa pihak kepolisian memberikan uang sebanyak Rp 25 juta.

 

“Kalau memang tidak ada penganiayaan, tidak ada pemukulan, ngapain sampai ngasih uang Rp 25 juta. Itu bukan uang yang kecil untuk anggota Sat Lantas dalam rangka takziah, uang duka, ini aneh,” ungkap Antoni.

 

Terlebih, saat itu para polisi juga meminta maaf dan mengaku akan bertanggung jawab. Mereka tak pernah membantah soal penganiayaan terhadap Darso.

 

“Dia minta maaf dan mau bertanggung jawab. Sekarang kita bisa memaknai kata minta maaf, bertanggung jawab, sebagai kata- kata seperti apa,” terangnya.

 

Antoni berharap, penyidik mampu membuka kasus Darso secara transparan tanpa ada yang ditutup- tutupi. Terutama mencari keterangan dua rekan Darso yang ikut ke Jogja dan menjadi saksi kecelakaan.

Kasusdarso Kasustewasnyadarsousaidijemputpolisi Penyelidikankasusdarso Semarang Kejadiansemarang Beritasemarang Polisiperiksa13saksi

Berita Lainnya

kasus-hiv-di-kota-semarang-paling-tinggi-se-jawa-tengah-mayoritas-penderita-kelompok-lsl-laki-laki-seks-dengan-laki-laki

Kasus HIV Di Kota Semarang Paling Tinggi Se-Jawa Tengah : Mayoritas Penderita Kelompok LSL (Laki-laki Seks Dengan Laki-laki)

Kudureti News Jun 4, 2026
gramedia-jalma-metamorfosis-toko-buku-biasa-jadi-third-space-aesthetic-dengan-co-working-space-ruang-kreatif-dan-cafe

Gramedia Jalma : Metamorfosis Toko Buku Biasa Jadi Third Space Aesthetic Dengan Co-Working Space, Ruang Kreatif Dan Cafe

Kudureti News Jun 3, 2026
pria-berjaket-ojol-terekam-cctv-gasak-daging-ayam-potong-di-semarang-barat-korban-rugi-satu-juta-rupiah

Pria Berjaket Ojol Terekam CCTV Gasak Daging Ayam Potong Di Semarang Barat : Korban Rugi Satu Juta Rupiah

Kudureti News Jun 3, 2026
begini-nasib-wanita-yang-gelar-sayembara-komen-paling-rasis-dan-ngaku-kebal-hukum-di-medsos

Begini Nasib Wanita Yang Gelar Sayembara Komen Paling Rasis Dan Ngaku Kebal Hukum Di Medsos

Kudureti News Jun 2, 2026
resep-semur-daging-sapi-sederhana-empuk-simpel-dan-pastinya-enak

Resep Semur Daging Sapi Sederhana: Empuk, Simpel Dan Pastinya Enak

Kudureti News Mei 30, 2026
tips-menyimpan-daging-kurban-yang-baik-dan-benar-agar-kesegarannya-tetap-terjaga

Tips Menyimpan Daging Kurban Yang Baik Dan Benar Agar Kesegarannya Tetap Terjaga

Kudureti News Mei 29, 2026
semarang-full-senyum-bulan-depan-3-event-musik-bakal-digelar-mulai-dari-dangdut-lagu-80-an-hingga-musik-pop

Semarang Full Senyum! Bulan Depan 3 Event Musik Bakal Digelar, Mulai Dari Dangdut, Lagu 80-an Hingga Musik Pop!

Kudureti News Mei 28, 2026
trend-lagu-menteri-durmagati-bukan-lagu-pengantin-ini-makna-di-balik-asyiknya-lagu-kajawi

Trend Lagu “Menteri Durmagati”, Bukan Lagu Pengantin, Ini Makna Di Balik Asyiknya Lagu Kajawi

Kudureti News Mei 26, 2026
poj-city-bersolek-lagi-bakal-ada-hotel-bintang-empat-satu-kawasan-dengan-mall-23-semarang

POJ City Bersolek Lagi! Bakal Ada Hotel Bintang Empat, Satu Kawasan Dengan Mall 23 Semarang!

Kudureti News Mei 18, 2026
ekomendasi-cafe-dan-resto-ciamik-di-kota-lama-semarang-perpaduan-bangunan-vintage-dengan-lezatnya-sajian-premium

Ekomendasi Cafe Dan Resto Ciamik Di Kota Lama Semarang : Perpaduan Bangunan Vintage Dengan Lezatnya Sajian Premium

Kudureti News Mei 11, 2026
rekomendasi-jajanan-tradisional-serba-warna-hijau-mulai-dari-klepon-hingga-kue-talam-pandan

Rekomendasi Jajanan Tradisional Serba Warna Hijau : Mulai Dari Klepon Hingga Kue Talam Pandan

Kudureti News Mei 6, 2026
mochi-versi-kearifan-lokal-kue-mendut-si-kecil-manis-yang-dibungkus-daun-pisang-khas-jawa

Mochi Versi Kearifan Lokal: Kue Mendut, Si Kecil Manis Yang Dibungkus Daun Pisang Khas Jawa

Kudureti News Mei 5, 2026
festival-lintas-agama-2026-semarang-pawai-ogoh-ogoh-cek-pengalihan-arus-lalu-lintasnya-lur

Festival Lintas Agama 2026 Semarang: Pawai Ogoh-Ogoh, Cek Pengalihan Arus Lalu Lintasnya Lur!

Kudureti News Apr 25, 2026
mei-full-senyum-dua-event-musik-beda-genre-bakal-meramaikan-kota-semarang-jangan-sampai-kelewat-ya

Mei Full Senyum! Dua Event Musik Beda Genre Bakal Meramaikan Kota Semarang, Jangan Sampai Kelewat Ya!

Kudureti News Apr 20, 2026
enak-dan-segar-tiga-olahan-sayur-khas-jawa-tengah-yang-lezat-dan-populer

Enak Dan Segar : Tiga Olahan Sayur Khas Jawa Tengah Yang Lezat Dan Populer

Kudureti News Mar 17, 2026
wisata-religi-museum-sejarah-islam-di-jawa-tengah-yang-wajib-dikunjungi-untuk-mengisi-ramadhanmu

Wisata Religi : Museum Sejarah Islam Di Jawa Tengah Yang Wajib Dikunjungi Untuk Mengisi Ramadhanmu

Kudureti News Mar 2, 2026
bingung-mau-ngabuburit-kemana-yuk-kesini-viewnya-bagus-loh

Bingung Mau Ngabuburit Kemana? Yuk Kesini, Viewnya Bagus Loh!

Kudureti News Feb 25, 2026
kuliner-legendaris-khas-semarang-ragam-jenis-olahan-tahu-yang-enak-dan-populer

Kuliner Legendaris Khas Semarang : Ragam Jenis Olahan Tahu Yang Enak Dan Populer

Kudureti News Jan 21, 2026
ai-ethics-dapatkah-kita-mempercayai-mesin-untuk-membuat-keputusan-moral

AI Ethics: Dapatkah Kita Mempercayai Mesin Untuk Membuat Keputusan Moral

Kudureti Feb 28, 2025
fintech-di-indonesia-bagaimana-teknologi-membantu-umkm-berkembang

Fintech Di Indonesia: Bagaimana Teknologi Membantu UMKM Berkembang

Kudureti Feb 27, 2025
teknologi-energi-terbarukan-panel-surya-dengan-efisiensi-50-lebih-tinggi

Teknologi Energi Terbarukan: Panel Surya Dengan Efisiensi 50% Lebih Tinggi

Kudureti Feb 26, 2025