Modus penipuan dengan dalih memberi bantuan sembako atau cek kesehatan gratis marak terjadi belakangan di beberapa wilayah Kota Semarang.
Pelaku mengaku sebagai dokter dari rumah sakit RSUD dr Soetomo, pelaku bahkan membawa surat tugas yang diduga palsu dari rumah sakit tersebut dan menyambangi rumah warga, kemudian meminta beberapa warga dikumpulkan. Pelaku yang mengaku sebagai dokter tersebut kemudian memberikan janji bantuan sembako dan cek kesehatan gratis.
Pelaku menyasar para ibu-ibu atau lansia, usai memberikan janji palsu yang manis, kemudian warga diarahkan untuk membeli materai 3 lembar per orang dengan cara menitipkan uang kepada terduga pelaku. Kejadian pertama ini diunggah pada Senin (18/8/2025), oleh akun Instagram @kejadiansmg, dalam laporan netizen di grup facebook MIK Semarang dengan nama akun Novita Sari mengatakan, korban memperingatkan warganet lain agar tak ada korban lain. Dia juga menyampaikan telah melakukan cek identitas pelaku di Konsil Kedokteran Indonesia dan hasilnya nihil. Kejadian ini terjadi di wilayah Tambakrejo.
Terbaru akun Instagram @kejadiansmg kembali mengunggah kejadian baru di Bandarharjo, Semarang Utara dengan
pelaku yang sama namun surat tugasnya kali ini mengatasnamakan RSUP Dr Kariadi, pelaku berperawakan kurus, mengenakan kemeja warna putih dan luaran vest warna krem,mengendarai sepeda motor merk Yamaha freego 125 CC, dengan plat nomor polisi yang berhasil terlihat dalam foto L 3274.
Belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak kepolisian mengenai kasus ini, dihimbau kepada masyarakat Kota Semarang untuk waspada, apabila menemukan orang tersebut atau mengalami peristiwa yang sama dulur dapat melakukan pelaporan melalui aplikasi LIBAS.