Bak peribahasa, “sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga,” sepandai- pandainya pencuri pasti tertangkap juga, pelaku pencurian kotak amal di Masjid Jami Baitul Mu’minin, Jalan Sedayu Tugu No.23, Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk, Kota Semarang pada hari Selasa (24/2/2026) dini hari sekira pukul 02.00 WIB berhasil diamankan warga dan pihak kepolisian.
Pelaku tertangkap basah saat melakukan aksinya, dalam video yang beredar di media sosial instagram. Nampak pelaku berdiri bukan menghadap sang Pencipta, melainkan kotak amal yang berada di samping pilar masjid. Helai demi helai uang kertas, bukan masuk ke dalam kotak amal, malah keluar menuju kaos pelaku. Video terkait kejadian tersebut diunggah oleh akun instagram @kejadiansmg.
“Maling kotak amal lur, lokasi di Masjid Jami Baitul Mu’minin Bangetayu. Pelaku menggasak sejumlah uang yang ada di dalam kotak amal. Kejadian jam 2 tadi, beruntung konangan (ketahuan) sehingga pelaku dapat diamankan,” tulis akun @kejadiansmg.
Bahkan meski seekor kucing memergoki aksinya, pelaku tetap santai mengambil uang dalam kotak amal. Peci hitam menutup kepala, sarung merah terpakai rapi menutup auratnya, bukan penghalang untuk tindakannya. Warganet pun turut berkomentar ria dalam kolom komentar unggahan tersebut.
“Coba selidiki, seberapa butuh bapak tersebut. Jangan langsung berfikiran negatif. Jika memang serba kekurangan tolong dimaklumi dan bantulah beliau, kita tidak tau karena sebagian daripada mereka menderita dengan liku kehidupan, sedangkan kamu tidak mengetahuinya,” tulis akun fayakun3.
“Wkwkwk (tertawa) emang bener sih bulan poso ki perbanyak dan berlomba lomba nyari amal ibadah yang banyak tapi yo ora kotak amal juga seh piye to kih konsepe pak e, (Memang benar sih bulan puasa itu memperbanyak dan berlomba-lomba mencari amal ibadah yang banyak tapi ya bukan kotak amal juga sih gimana nih konsep bapaknya),” tulis akun rohmatrifqi28,
“Pak.. urip kui abot nggoleke sandang pangan.. ning sak kepepet e ojo nyolong.. (Pak.. hidup itu berat mencarikan sandang pangan.. tapi se terpojoknya jangan mencuri),” tulis akun tulusriyant4.
Kejadian ini telah ditangani oleh pihak kepolisian setempat, meski banyak netizen yang berempati, namun mencuri tetap merupakan suatu tindak kriminal yang memiliki konsekuensi hukum.