Miris, anak- anak yang seharusnya rukun bermain dan belajar bersama malah meniru kegiatan tawuran yang bisa membahayakan nyawa mereka serta orang lain.
Tawuran antar kelompok anak- anak berusia sekitar 10- 14 tahun, warga Barutikung dengan warga Kuningan terjadi di wilayah Semarang Utara pada Senin (26/5/2025) sekira pukul 17.00 WIB.
Nampak dalam video yang beredar di media sosial instagram salah satunya akun @infokejadian_semarang, puluhan anak- anak saling serang, ada yang membawa bambu panjang sebagai senjata, ada pula yang saling tendang, saling kejar.
“Ba***dul. Krecil, kreak kecil. Tawuran krecil Kuningan vs Barutikung tadi sebelum maghrib. Sudah dikondisikan jajaran Kepolisian,” tulis akun @infokejadian_semarang, Senin (26/5/2025).
Yang lebih membuat prihatin, dalam video terdengar suara wanita dewasa yang tertawa saat aksi tawuran anak- anak tersebut berlangsung.
“Seru bukan- seru bukan, seru sekali kan, hahaha,” canda seorang wanita yang terdengar dalam video tersebut.
Banyak warganet yang menyayangkan tak adanya orang dewasa yang melerai tawuran tersebut di kolom komentar.
“Owh paham aku saiki kenopo kreak- kreak tumbuh subur, jebul lingkungane melihat hal seperti itu lucu dan seru, bukan e prihatin, (Oh paham aku sekarang kenapa kreak- kreak tumbuh subur, ternyata lingkungannya melihat hal seperti itu lucu dan seru, bukannya prihatin),” tulis akun @jelie.ma.
“Ngene kie jan e wong tuone ngerti gak seh? (Gini tu sebenarnya orangtuanya tahu nggak sih?),” tulis akun @pratiwi.setiyono.
Ada pula warga yang mengatakan bahwa kegiatan tersebut rutin dilakukan anak- anak pada sore hari, seakan melumrahkan tawuran.
“Iki jembatan cedak omahku ki, jalur gaza, wkwkwk wes tukulan- tukulan,(Ini jembatan dekat rumahku nih, jalur gaza (tanda tertawa) sudah bibit- bibit,” tulis akun @thopret_pato.
“Depan rumahku.. start (mulai) hari jumat.. tiap hati rutin tiap sore (emoji tertawa),” tulis akun @esta_1311.
Usai kejadian tawuran pada sore hari, nampak beberapa petugas kepolisian berjaga di lokasi kejadian.
Hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kejadian ini dari pihak kepolisian.