Kecelakaan maut terjadi di Jalan Dr Wahidin dekat Hotel Aruss, pada Rabu (14/5/2025) sekira pukul 05.00 WIB.
Adu banteng melibatkan satu mobil dan sepeda motor, mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan satu korban lain mengalami fraktur pada kaki dan tangan.
Video terkait kejadian ini diunggah oleh akun instagram @infokejadian_semarang pada Rabu (14/5/2025).
“Kecelakaan lur, lokasi di Jalan Dr Wahidin cedak (dekat) Hotel Aruss. Kecelakaan melibatkan motor vs mobil adu banteng. Pengendara motor tergeletak,” tulis akun @infokejadian_semarang.
Dikutip dari Tribujateng.com, diketahui korban meninggal dunia yakni pembonceng sepeda motor merk Yamaha Vega ZR tahun 2009, bernama Djuminingsih (47) ibu dari pengendara motor Ghathfandhika (17) seorang pelajar asal Tembalang.
Kejadian bermula saat mobil merk Daihatsu Ayla berwarna putih tahun 2022 melaju dengan kecepatan tinggi, sesampainya di TKP mobil menghantam motor Vega yang dikendarai Ghathfandhika bersama ibunya.
Akibatnya pengendara motor terpental, sang ibu dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah pada bagian kepala, sedang Ghathfandhika diduga mengalami fraktur kaki dan tangan.
Ironisnya pengemudi mobil kabur meninggalkan mobilnya dan korban begitu saja. Kini korban Ghathfandhika masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina Banyumanik. Sedang jenazah sang ibu dievakuasi ke RSUP Dr Kariadi Semarang.
Kasubnit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Chandra mengatakan, pengemudi mobil melarikan diri dan meninggalkan kendaraannya di lokasi.
Hingga kini pihak polisi masih melakukan penyelidikan terkait kejadian ini dan berusaha mengidentifikasi pelaku.