Wih akhirnya Kota Semarang kebagian juga, Ngumpul ngakak berjamaah dalam Ibadah Kebudayaan di lakon "ORANG ORANG BERBAHAYA". Pagelaran akan dilangsungkan pada Kamis, 16 Februari 2023, mulai pukul 19.30 wib berlokasi di Pandanaran Grand Ballrom, Padma Hotel, Semarang Jl Sultan Agung No. 86, Kota Semarang.
Indonesia Kita program yang digagas oleh Budayawan Butet Kartaredjasa merupakan pertunjukan yang menggabungkan seni teater, musik dan tari. Disutradarai oleh Agus Noor dan menggandeng Komedian Cak Lontong dan Akbar, turut serta Komedian Matraman : Marwoto, Susilo Nugroho, Inaya Wahid, Bonita, Yu Ningsih, Wisben, Mucle, Sri Krishna Encik dan Joind Bayuwinanda. Mereka semua akan membawa keseruan dan kekocakkan yang membuat perut terkocok kocok.
Pemusik akan dimainkan oleh Jakarta Street Music, sementara Penari diidi oleh Dansity Dance Company. Penulis Naskah & Sutradara : Agus Noor, Penata Artistik : D. Bulqini, Penata Musik : Arie Pekar, Penata Tari Josh Marcy, Penata Cahaya : Deray Setyadi, Penata Suara : Yossy Herman, Penata Panggung : Oklay, Penata Kostum : Olla Simatupang, Penata Rias : Sena Sukarya dan Pimpinan Panggung : Tinton Prianggoro.
Tiket bisa didapatkan melalui website. www.kayan.co.id atau Whats App 0813-6222-2610 / 0813-6222-2617. Harga tiket mulai 250ribu pada zona mereh, 500ribu pada zona biru, 750ribu pada zona kuning dan 1 juta pada zona hijau.
“Pementasan Orang-Orang Berbahaya ini untuk membekali masyarakat supaya semakin cerdas memilih calon pemimpinnya. Sekaligus untuk mengendorkan ketegangan syaraf di tahun politik. Kita sama-sama belajar berpolitik secara sehat dan menyegarkan. Berpolitik itu juga bisa dikemas dengan kejenakaan,” demikian yang disampaikan Butet Kartaredjasa, pendiri Indonesia Kita.
Kisah misteri yang ditampilkan akan mengikuti penyelidikan dua detektif yang mencoba memecahkan teka-teki pandemi kegilaan yang menjangkiti banyak orang sehingga banyak yang kemudian dimasukkan ke rumah sakit karantina. Kedua detektif menyamar untuk bisa masuk ke dalam rumah sakit itu, dan mendapati banyak pejabat-pejabat tinggi di masa lalu, ada di sana, dari hakim sampai pensiunan polisi. Orang-orang “penting” di masa lalu inilah yang akan membuat kedua detektif ini menemukan kisah-kisah masa lalu yang mencengangkan.