Kisah Dokter Kariadi Sang Pahlawan Medis : Dedikasi Dan Ketulusan Dalam Pertempuran Lima Hari Di Semarang

Kudureti News

14 Agustus 2025 | 3 Menit Baca

Placeholder image
Penulis: admin
|
Editor: admin

Penulis : Eka Lestari

 

Warga Semarang pastinya tak akan melupakan jasa seorang dokter, sekaligus pahlawan yang gugur dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang. Seorang dokter yang dikenal karena dedikasi dan misi kemanusiannya selama pertempuran dimasa penjajahan tersebut, menjadi kebanggaan warga ibu kota Jawa Tengah.  

 

Dokter Kariadi, seorang dokter yang selama hidupnya telah mengarungi perjalanan hidup panjang dan penuh dengan tantangan. Karirnya sebagai dokter ikut tercatat dalam sejarah, menjadikannya pahlawan nasional.

 

Pertempuran Lima Hari di Semarang yang terjadi pasca kemerdekaan tepatnya pada bulan Oktober 1945, merupakan salah satu peristiwa besar, dan heroik dalam sejarah perjuangan melawan penjajah demi kemerdekaan bangsa.

 

Selama bertugas, dr. Kariadi seringkali berpindah-pindah tempat. Karir gemilangnya dimulai pada tanggal 1 Juli 1942, di mana beliau diberikan amanah dan tanggung jawab yang amat besar, yakni menjadi Kepala Laboratorium Malaria di RS Pusat Rumah Sakit Rakyat di Kota Semarang. 

 

Jabatan itu merupakan puncak dari perjalanan panjangnya, sebagai seorang dokter yang tak kenal lelah dalam pengabdiannya kepada warga pribumi kala itu. Dokter Kariadi mengemban tugas sebagai tenaga medis dan ikut berkontribusi penuh terhadap peperangan yang terjadi di Semarang.

 

Pertempuran Lima Hari tersebut berlangsung sekitar tanggal 14 hingga 19 Oktober 1945. Dalam peperangan yang terjadi, para pemuda dan berbagai golongan ikut andil dalam perjuangan Bangsa Indonesia, khususnya rakyat Semarang yang rela gugur di medan perang. 

 

Tak hanya golongan rakyat, pertempuran juga melibatkan tokoh-tokoh besar. Banyak pihak terlibat, termasuk pihak medis seperti dr. Kariadi, yang selalu siap sigap mengevakuasi dan menolong para pejuang yang berjatuhan akibat perang.

 

Rupanya, Semarang menjadi pelabuhan terakhir dr. Kariadi dalam mengabdikan diri untuk kesehatan masyarakat. Suatu sore, tanggal 14 Oktober 1945, Kariadi ditugaskan mengambil sampel air tandon atau reservoir Siranda, saat itu tersiar kabar bahwa tentara Jepang telah meracuni pasokan air minum warga. Mendengar kabar buruk tersebut, dokter Kariadi bergegas dari rumahnya di Karang Tempel menuju lokasi.

 

Saat dr. Kariadi sedang dalam perjalanan menuju Reservoir Siranda, yang terletak di Candi Lama untuk melakukan pemeriksaan, serdadu Jepang tiba-tiba melakukan aksi serangan di berbagai titik, termasuk jalan menuju area reservoir. 

 

Dokter Kariadi yang dalam perjalanannya ditemani oleh tentara pelajar dan mengemudikan mobilnya, terkejut atas apa yang dilakukan pihak jepang. Beliau kemudian menjadi sasaran kekejaman yang dilakukan tentara Jepang. Meski sudah ada usaha perlawanan dan bertahan sekuat tenaga, namun nasib tak berpihak padanya, beliau terkena peluru tembakan tentara Jepang, darah mengucur deras dari tubuhnya, akibat luka parah yang dideritanya, dr. Kariadi gugur di medan pertempuran.

 

Situasi semakin memanas setelah dokter Kariadi tak bernyawa, akibat ditembak oleh pasukan tentara Jepang. Pihak Jepang memperparah keadaan hingga membuat kaum pemuda dan rakyat Semarang semakin marah, hingga akhirnya perjuangan dimenangkan oleh rakyat Semarang.

 

Dokter Kariadi memegang peranan yang penting sebagai dokter yang telah mengabdikan hidupnya untuk kesehatan, dr.Kariadi turut andil sebagai tenaga medis yang siap mengobati para pejuang di tengah situasi sulit pada waktu itu, beliau juga memiliki dampak besar dalam konteks perjuangan kemerdekaan khususnya perlawanan lima hari di Semarang. 

 

Peran serta perjuangan dr. Kariadi dalam menangani pasien yang berjatuhan akibat pertempuran tidak dapat dilupakan. Lewat situasi dan konflik yang berkecamuk pada waktu itu bukan hanya menjadikan dirinya sebagai seorang dokter saja, tetapi juga menjadikan dr. Kariadi sebagai sosok yang memberikan inspirasi.

 

Jasanya tidak hanya diabadikan sebagai pahlawan dalam sejarah Kota Semarang, tetapi juga menjadi simbol pengabdian dan perjuangan yang nyata. Kini, namanya dijadikan sebagai salah satu nama rumah sakit terbesar di Jawa Tengah yaitu Rumah Sakit dr. Kariadi yang berada di Jl. DR. Sutomo No.16, Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang. 

#dr.kariadi #pahlawannasional #pahlawankotaSemarang #sejarahkotaSemarang #sosokpentingpertempuranlimahariSemarang #perjalanandrKariadi

Berita Lainnya

dapur-kedai-bakmi-sejahtera-tlogosari-hangus-terbakar-operasional-ditutup-sementara

Dapur Kedai Bakmi Sejahtera Tlogosari Hangus Terbakar, Operasional Ditutup Sementara

Kudureti News Okt 15, 2026
kecelakaan-karambol-terjadi-di-jalan-ahmad-yani-semarang-satu-pemotor-meninggal-dunia

Kecelakaan Karambol Terjadi Di Jalan Ahmad Yani Semarang, Satu Pemotor Meninggal Dunia

Kudureti News Okt 15, 2026
bunyikan-klakson-agar-tak-tertabrak-pengemudi-mobil-malah-dihajar-pengendara-motor-di-tlogosari

Bunyikan Klakson Agar Tak Tertabrak, Pengemudi Mobil Malah Dihajar Pengendara Motor Di Tlogosari

Kudureti News Okt 14, 2026
peringatan-pertempuran-5-hari-di-semarang-yuk-warga-ikut-nonton-teatrikalnya

Peringatan Pertempuran 5 Hari Di Semarang, Yuk Warga Ikut Nonton Teatrikalnya!

Kudureti News Okt 12, 2026
northy-id-x-monday-chopper-kolaborasi-ciamik-best-indonesian-glove-brand-dan-komunitas-motor-asal-semarang-di-kustomfest-2026

Northy.id X Monday Chopper: Kolaborasi Ciamik Best Indonesian Glove Brand Dan Komunitas Motor Asal Semarang Di Kustomfest 2026

Kudureti News Okt 2, 2026
wisata-legendaris-semarang-tempat-liburan-lama-yang-kini-tinggal-kenangan

Wisata Legendaris Semarang: Tempat Liburan Lama Yang Kini Tinggal Kenangan

Kudureti News Sep 9, 2026
wisata-legendaris-semarang-tempat-hiburan-yang-kini-berganti-ruang-me-ngikuti-perkembangan-zaman

Wisata Legendaris Semarang: Tempat Hiburan Yang Kini Berganti Ruang Mengikuti Perkembangan Zaman

Kudureti News Sep 8, 2026
otak-dibanjiri-distraksi-digital-ini-5-alasan-catur-bisa-jadi-latihan-otak-terbaik

Otak Dibanjiri Distraksi Digital? Ini 5 Alasan Catur Bisa Jadi ‘Latihan Otak’ Terbaik!

Kudureti News Agt 31, 2026
tradisi-nginang-permen-karet-khas-nusantara-yang-kian-tergerus-zaman

Tradisi Nginang: “Permen Karet” Khas Nusantara Yang Kian Tergerus Zaman

Kudureti News Agt 26, 2026
primaria-fest-2026-semarang-datang-dulur-iks-jangan-lupa-pake-kode-promonya-ya

Primaria Fest 2026 Semarang Datang! Dulur IKS Jangan Lupa Pake Kode Promonya Ya!

Kudureti News Agt 24, 2026
semarang-rasa-di-jepang-spot-foto-viral-cantiknya-bunga-tabebuya-di-jalan-madukoro

Semarang Rasa Di Jepang: Spot Foto Viral! Cantiknya Bunga Tabebuya Di Jalan Madukoro

Kudureti News Agt 22, 2026
semarang-makin-semarak-oti-fried-chicken-dan-kov-koffie-segera-buka-gerai-baru

Semarang Makin Semarak: OTI Fried Chicken Dan KOV Koffie Segera Buka Gerai Baru

Kudureti News Jul 31, 2026
moenasiah-short-escape-pecinta-literasi-ngopi-slow-bar-sambil-baca-buku-di-semarang

Moenasiah, Short Escape Pecinta Literasi: Ngopi Slow Bar Sambil Baca Buku Di Semarang

Kudureti News Jul 28, 2026
resep-semur-daging-sapi-sederhana-empuk-simpel-dan-pastinya-enak

Resep Semur Daging Sapi Sederhana: Empuk, Simpel Dan Pastinya Enak

Kudureti News Mei 30, 2026
poj-city-bersolek-lagi-bakal-ada-hotel-bintang-empat-satu-kawasan-dengan-mall-23-semarang

POJ City Bersolek Lagi! Bakal Ada Hotel Bintang Empat, Satu Kawasan Dengan Mall 23 Semarang!

Kudureti News Mei 18, 2026
ekomendasi-cafe-dan-resto-ciamik-di-kota-lama-semarang-perpaduan-bangunan-vintage-dengan-lezatnya-sajian-premium

Ekomendasi Cafe Dan Resto Ciamik Di Kota Lama Semarang : Perpaduan Bangunan Vintage Dengan Lezatnya Sajian Premium

Kudureti News Mei 11, 2026
enak-dan-segar-tiga-olahan-sayur-khas-jawa-tengah-yang-lezat-dan-populer

Enak Dan Segar : Tiga Olahan Sayur Khas Jawa Tengah Yang Lezat Dan Populer

Kudureti News Mar 17, 2026
kuliner-legendaris-khas-semarang-ragam-jenis-olahan-tahu-yang-enak-dan-populer

Kuliner Legendaris Khas Semarang : Ragam Jenis Olahan Tahu Yang Enak Dan Populer

Kudureti News Jan 21, 2026
ai-ethics-dapatkah-kita-mempercayai-mesin-untuk-membuat-keputusan-moral

AI Ethics: Dapatkah Kita Mempercayai Mesin Untuk Membuat Keputusan Moral

Kudureti Feb 28, 2025
fintech-di-indonesia-bagaimana-teknologi-membantu-umkm-berkembang

Fintech Di Indonesia: Bagaimana Teknologi Membantu UMKM Berkembang

Kudureti Feb 27, 2025
teknologi-energi-terbarukan-panel-surya-dengan-efisiensi-50-lebih-tinggi

Teknologi Energi Terbarukan: Panel Surya Dengan Efisiensi 50% Lebih Tinggi

Kudureti Feb 26, 2025