Menelusuri Asal-usul Wingko Babat : Kudapan Khas Kota Semarang Yang Berasal Dari Kecamatan Babat, Lamongan

Kudureti News

16 Agustus 2025 | 3 Menit Baca

Placeholder image
Penulis: admin
|
Editor: admin

Ragam kuliner di Indonesia adalah warisan dari leluhur, salah satunya yang masih eksis sampai sekarang yakni wingko babat. Makanan ini merupakan kudapan yang sering dijadikan oleh-oleh khas Semarang. Tapi, tahukah kamu? Sebelum dikenal sebagai makanan khas Kota Semarang, ternyata munculnya wingko pertama kali bukan dari Kota Atlas lho. Melainkan berasal dari Lamongan. Lamongan adalah salah satu kota yang berada di daerah Jawa Timur yang memiliki banyak nilai budaya dan historis.

 

Makanan bercita rasa gurih dan manis ini memiliki tekstur yang agak garing namun kenyal. Wingko Babat terbuat dari tepung ketan putih dan kelapa parut. Meski kini terkenal sebagai kudapan khas warga Semarang. Faktanya, wingko babat punya sejarah panjang yang belum diketahui banyak orang. 

 

Keberadaan wingko babat mulanya muncul dari Kecamatan Babat, Kota Lamongan, Jawa Timur. Di tempat inilah makanan tersebut muncul sejak tahun 1898. Jajanan yang terbuat dari tepung ketan dan parutan kelapa ini diciptakan oleh Loe Soe Siang dan istrinya Djoa Kiet Nio, seorang perantau dari Tiongkok yang menetap di Kecamatan Babat, Lamongan.

 

Mereka berdualah yang pertama kali membuat makanan simpel dari resep yang sederhana namun mengenyangkan ini. Makanan tersebut kemudian disebut dengan nama “Wingko Babat”. 

Penamaan wingko babat memiliki arti kue wingko yang berasal dari Babat, wingko babat telah dijadikan kudapan khas dari Kecamatan Babat jauh sebelum wingko babat populer di Semarang.

 

Dalam catatan sejarah, keberadaan wingko babat baru meroket di masyarakat Semarang pada tahun 1944. Pencetus wingko babat di Kota Atlas tersebut bernama Loe Lan Hwa. Ia merupakan anak kedua dari pasangan Loe Soe Siang dan Djoa Kiet Nio. Saat itu, Loe memutuskan berpindah ke Semarang pada tahun 1944 mengikuti sang suami yakni The Ek Tjong (D Mulyono). 

 

Dua tahun kemudian, tepatnya setelah kemerdekaan, Loe Lan Hwa mulai aktif memproduksi wingko babat dengan resep khusus milik keluarganya. Tak disangka, hasil olahannya ternyata laku keras dan diminati banyak konsumen. Cita rasa yang enak dan khas mendorong banyak orang untuk mencobanya.

 

Sejak adanya wingko babat yang beredar tahun 1946 tersebut, kemudian banyak pengusaha lain ikut mengambil kesempatan sebagai penjual jajanan wingko. Sehingga, beredarlah wingko babat lainnya yang ikut meramaikan dunia perkulineran di Semarang saat itu.Saking banyaknya penjual wingko babat yang meluas, hal tersebut menimbulkan kemunculan wingko-wingko lain dengan merek yang mengklaim sebagai wingko asli.

 

Karena semakin fenomenal dan keberadaannya semakin banyak. Persaingan pun semakin meluas. Agar memperjelas ke-otentikannya, Loe Lan Hwa kemudian mencantumkan nama suaminya “D Mulyono” pada produknya. Hal itu sebagai tanda khusus kepada konsumen, agar tidak bingung dan bisa membedakan mana wingko babat produksinya dan mana yang bukan produksinya. 

 

Setelah populer, wingko babat mulai berkembang sesuai dengan selera masyarakat. Hal ini ditandai dengan berdirinya produsen-produsen wingko babat yang tersebar di Kota Semarang. Keberadaan wingko babat semakin hari semakin dicari, baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. 

 

Awalnya, wingko babat hanya mempunyai rasa original saja. Tapi seiring dengan perkembangan zaman, kini menyesuaikan kebutuhan dan selera konsumen. Sehingga berkembang varian rasa yang lebih beragam. Seperti rasa original, keju, pisang, durian, coklat dan lain sebagainya.

 

Karakter rasa khas yang tercermin dari wingko babat adalah bercita rasa manis, dengan bumbu yang minimalis. 

 

Selain lezat, makan yang terbuat dari ketan dan kelapa parut ini bisa membantu menjaga kesehatan. Wingko babat mengandung karbohidrat yang berasal dari tepung ketan dan membantu metabolisme yang di dapat dari kelapa.

 

Meski kudapan ini kental dengan sentuhan akulturasi budaya. Namun keberadaannya telah menjadi ikon kuliner yang lahir dari perpaduan tradisi Tionghoa dan Jawa. 

 

Kini, wingko babat bahkan berevolusi bentuk agar semakin menarik daya tarik pembeli. Tak hanya bulat saja, banyak penjual yang mengkreasikannya dengan cara dan bentuk yang unik agar terlihat autentik. 

 

Meski bahan dasarnya hanya berupa ketan dan kelapa saja, tapi dijamin rasanya begitu menggugah selera.

 

Wingko babat sebagai salah satu warisan budaya tak benda, menjadi ciri khas kuliner Semarang. Melalui historisnya yang panjang, telah dikenal sebagai kudapan yang ikonik. Buktinya, meski usianya sudah menginjak puluhan tahun, tetapi masih jadi primadona dan dikenal semua kalangan baik tua maupun muda.

 

Bagi kalian yang mengunjungi Semarang, wingko babat jadi buah tangan yang tak boleh dilupakan. Kelezatannya yang sederhana, namun kaya akan rasa.

#wingkobabat #kulinerkhassemarang #kulinertradisional #sejarahwingkobabat #kulinernusantara #asalmulawingkobabat

Berita Lainnya

dapur-kedai-bakmi-sejahtera-tlogosari-hangus-terbakar-operasional-ditutup-sementara

Dapur Kedai Bakmi Sejahtera Tlogosari Hangus Terbakar, Operasional Ditutup Sementara

Kudureti News Okt 15, 2026
kecelakaan-karambol-terjadi-di-jalan-ahmad-yani-semarang-satu-pemotor-meninggal-dunia

Kecelakaan Karambol Terjadi Di Jalan Ahmad Yani Semarang, Satu Pemotor Meninggal Dunia

Kudureti News Okt 15, 2026
bunyikan-klakson-agar-tak-tertabrak-pengemudi-mobil-malah-dihajar-pengendara-motor-di-tlogosari

Bunyikan Klakson Agar Tak Tertabrak, Pengemudi Mobil Malah Dihajar Pengendara Motor Di Tlogosari

Kudureti News Okt 14, 2026
peringatan-pertempuran-5-hari-di-semarang-yuk-warga-ikut-nonton-teatrikalnya

Peringatan Pertempuran 5 Hari Di Semarang, Yuk Warga Ikut Nonton Teatrikalnya!

Kudureti News Okt 12, 2026
northy-id-x-monday-chopper-kolaborasi-ciamik-best-indonesian-glove-brand-dan-komunitas-motor-asal-semarang-di-kustomfest-2026

Northy.id X Monday Chopper: Kolaborasi Ciamik Best Indonesian Glove Brand Dan Komunitas Motor Asal Semarang Di Kustomfest 2026

Kudureti News Okt 2, 2026
wisata-legendaris-semarang-tempat-liburan-lama-yang-kini-tinggal-kenangan

Wisata Legendaris Semarang: Tempat Liburan Lama Yang Kini Tinggal Kenangan

Kudureti News Sep 9, 2026
wisata-legendaris-semarang-tempat-hiburan-yang-kini-berganti-ruang-me-ngikuti-perkembangan-zaman

Wisata Legendaris Semarang: Tempat Hiburan Yang Kini Berganti Ruang Mengikuti Perkembangan Zaman

Kudureti News Sep 8, 2026
otak-dibanjiri-distraksi-digital-ini-5-alasan-catur-bisa-jadi-latihan-otak-terbaik

Otak Dibanjiri Distraksi Digital? Ini 5 Alasan Catur Bisa Jadi ‘Latihan Otak’ Terbaik!

Kudureti News Agt 31, 2026
tradisi-nginang-permen-karet-khas-nusantara-yang-kian-tergerus-zaman

Tradisi Nginang: “Permen Karet” Khas Nusantara Yang Kian Tergerus Zaman

Kudureti News Agt 26, 2026
primaria-fest-2026-semarang-datang-dulur-iks-jangan-lupa-pake-kode-promonya-ya

Primaria Fest 2026 Semarang Datang! Dulur IKS Jangan Lupa Pake Kode Promonya Ya!

Kudureti News Agt 24, 2026
semarang-rasa-di-jepang-spot-foto-viral-cantiknya-bunga-tabebuya-di-jalan-madukoro

Semarang Rasa Di Jepang: Spot Foto Viral! Cantiknya Bunga Tabebuya Di Jalan Madukoro

Kudureti News Agt 22, 2026
semarang-makin-semarak-oti-fried-chicken-dan-kov-koffie-segera-buka-gerai-baru

Semarang Makin Semarak: OTI Fried Chicken Dan KOV Koffie Segera Buka Gerai Baru

Kudureti News Jul 31, 2026
moenasiah-short-escape-pecinta-literasi-ngopi-slow-bar-sambil-baca-buku-di-semarang

Moenasiah, Short Escape Pecinta Literasi: Ngopi Slow Bar Sambil Baca Buku Di Semarang

Kudureti News Jul 28, 2026
resep-semur-daging-sapi-sederhana-empuk-simpel-dan-pastinya-enak

Resep Semur Daging Sapi Sederhana: Empuk, Simpel Dan Pastinya Enak

Kudureti News Mei 30, 2026
poj-city-bersolek-lagi-bakal-ada-hotel-bintang-empat-satu-kawasan-dengan-mall-23-semarang

POJ City Bersolek Lagi! Bakal Ada Hotel Bintang Empat, Satu Kawasan Dengan Mall 23 Semarang!

Kudureti News Mei 18, 2026
ekomendasi-cafe-dan-resto-ciamik-di-kota-lama-semarang-perpaduan-bangunan-vintage-dengan-lezatnya-sajian-premium

Ekomendasi Cafe Dan Resto Ciamik Di Kota Lama Semarang : Perpaduan Bangunan Vintage Dengan Lezatnya Sajian Premium

Kudureti News Mei 11, 2026
enak-dan-segar-tiga-olahan-sayur-khas-jawa-tengah-yang-lezat-dan-populer

Enak Dan Segar : Tiga Olahan Sayur Khas Jawa Tengah Yang Lezat Dan Populer

Kudureti News Mar 17, 2026
kuliner-legendaris-khas-semarang-ragam-jenis-olahan-tahu-yang-enak-dan-populer

Kuliner Legendaris Khas Semarang : Ragam Jenis Olahan Tahu Yang Enak Dan Populer

Kudureti News Jan 21, 2026
ai-ethics-dapatkah-kita-mempercayai-mesin-untuk-membuat-keputusan-moral

AI Ethics: Dapatkah Kita Mempercayai Mesin Untuk Membuat Keputusan Moral

Kudureti Feb 28, 2025
fintech-di-indonesia-bagaimana-teknologi-membantu-umkm-berkembang

Fintech Di Indonesia: Bagaimana Teknologi Membantu UMKM Berkembang

Kudureti Feb 27, 2025
teknologi-energi-terbarukan-panel-surya-dengan-efisiensi-50-lebih-tinggi

Teknologi Energi Terbarukan: Panel Surya Dengan Efisiensi 50% Lebih Tinggi

Kudureti Feb 26, 2025