Jenazah seorang pria ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan ladang perkebunan Kelurahan Mangunharjo, Durenan RT 08 RW 02, samping Jalan R Soekamto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada hari Rabu (28/10/2026) pagi.
Informasi terkait penemuan jenazah tersebut diunggah oleh akun Instagram @informasi.semarang ditinjau pada hari Rabu (28/10/2026).
“Penemuan Jenazah di Kawasan Hutan Mangunharjo Tembalang. Jenazah berjenis kelamin pria dengan perkiraan usia 81 tahun ditemukan oleh warga dalam kondisi hanya tersisa kerangka,” tulis akun @informasi.semarang.
Dikutip dari laman Detik.com pada hari Rabu (28/10/2026) diketahui identitas jenazah tersebut bernama Reko (81), korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan hampir menjadi tengkorak. Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Tembalang, Kompol Kristiyastuti Handayani kepada Detik.com.
Korban berhasil dikenali berdasarkan ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan, saat ditemukan warga, korban mengenakan baju hem hitam lengan panjang dan celana pendek biru dongker dalam posisi telentang.
Kristiyastuti menjelaskan, penemuan jenazah korban bermula saat seorang warga membersihkan lahan yang rencananya akan ditanami pohon ketela sekira pukul 06.30 WIB.
Saksi kemudian membersihkan rumput di bagian bawah tebing dan berjalan ke atas, melihat adanya jenazah saksi kemudian memberitahu adiknya. Informasi kemudian diteruskan ke ketua RW setempat, bersama ketua RT kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan temuan tersebut.
Keduanya mengenali korban adalah mbah Reko yang diketahui telah meninggalkan rumah sejak hari Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Kedua saksi kemudian menghubungi istri korban yakni Sukarti yang membenarkan identitas korban.
Menurut Kristiyastuti berdasarkan keterangan Sukarti, korban sering tidak pulang dan tidur di kebun, korban juga memiliki riwayat sakit. Pihak keluarga telah berusaha mencari keberadaan korban hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.
Berdasarkan pemeriksaan pihak kepolisian dan Tim Inafis Polrestabes Semarang tidak ditemukan indikasi kekerasan pada korban, diduga korban meninggal dunia karena sakit akibat faktor usia lanjut.